Tips Dalam Menentukan Harga Jual

Artikel kali ini akan membahas mengenai cara menentukan harga jual bagi produk yang sedang Anda rintis dalam usaha. Dalam menjalankan suatu usaha, terdapat banyak faktor yang perlu Anda perhatikan agar dapat menjadikan usaha Anda semakin sukses. Faktor-faktor ini saling berhubungan dan terkait sehingga harus Anda kelola dengan baik dan benar. Menjalankan suatu usaha ibaratkan sebuah rumah, jika salah satu komponen kurang lengkap maka bangunan itu tidak bisa dikatakan sebagai rumah.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan harga jual

Harga jual menjadi salah satu komponen penting yang harus diperhatikan ketika Anda membuat suatu produk. Bukan hanya bagi Anda yang membuat produk, namun juga bagi Anda yang memiliki usaha reseller maka harga jual harus sangat diperhatikan. Begitu pula dengan Anda yang memiliki usaha dalam bidang jasa, dan bidang apa pun yang berhubungan dengan istilah jual beli.

Dalam dunia jual beli juga dikenal dengan hukum sebab akibat yang membuat Anda harus sangat jeli dan teliti terhadap setiap komponen dalam jual beli. Begitu pula ketika hendak menentukan harga jual atas suatu produk. Anda tidak bisa langsung menentukan harga produk tanpa melakukan analisa terlebih dahulu. Terdapat beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan ketika hendak menentukan harga jual atas suatu produk yang tentunya perlu Anda cermati dengan baik.

  • Modal

Faktor pertama yang utama dan paling penting adalah berapa modal yang Anda pakai untuk membuat setiap produk. Ketika produk Anda dipasarkan, tentunya Anda ingin modal yang Anda dapatkan kembali kan. Nah oleh karena itu ketika Anda hendak menentukan harga jual, Anda harus memperhatikan dengan detail modal apa saja yang sudah Anda keluarkan untuk membuat sebuah produk.

  • Laba

Laba atau keuntungan yang Anda inginkan harus dicantumkan dengan jelas ketika Anda sedang menentukan harga jual. Tujuan utama dari proses jual beli sebenarnya laba bagi penjual dan produk bagi pembeli, jadi kedua pihak sama-sama diuntungkan dalam proses jual beli ini. Jangan sampai Anda hanya menerima uang balik modal, tanpa adanya keuntungan bagi perusahaan Anda sendiri.

  • Kompetitor

Kompetitor menjadi salah faktor yang wajib Anda analisis juga, apalagi jika produk yang Anda jual memiliki banyak kompetitor. Anda dapat mengalahkannya dengan kualitas produk yang lebih baik, namun akan lebih mudah jika Anda mengalahkannya dalam segi harga. Konsumen tentunya akan lebih tertarik pada produk dengan harga yang lebih murah untuk hasil yang sama. Lakukan riset harga produk dari kompetitor jika memungkinkan untuk menjual produk dengan harga yang lebih murah dari kompetitor maka dapat menjadi keuntungan Anda.

  • Konsumen

Konsumen menjadi komponen paling penting dalam usaha Anda. Istilah pembeli adalah raja perlu Anda terapkan pula pada saat penentuan harga jual. Anda dapat melakukan riset atau analisis pada konsumen, berapa harga yang diinginkan dari produk yang Anda jual. Selama harga yang diinginkan konsumen masih dalam tahap wajar, maka Anda bisa membuat harga produk yang sesuai dengan keinginan konsumen.

  • Mark up harga

Mark up harga merupakan salah satu strategi yang perlu dilakukan bagi Anda yang memiliki usaha reseller. Reseller merupakan upaya untuk menjual kembali barang dari orang lain, jadi reseller tidak menjadi produsen utama atau suatu barang. Laba yang didapat jika Anda menjadi reseller adalah dari hasil mark up yang dilakukan dari harga asli barang yang Anda beli dari penjual sebelumnya.

Share Button